Kebiadaban OPM Bakar Batas Kemanusiaan: 3 ASN Jayawijaya Dibantai, Tokoh Agama Sebut Ini Terorisme Nyata!
JAYAWIJAYA — Gelombang kecaman keras terus mengalir menyusul aksi penembakan keji yang dilakukan oleh Organisasi Papua Merdeka (OPM) terhadap tiga Aparat Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan. Tokoh rohaniawan Papua, Kirenius Telenggen, mengutuk keras tindakan tidak berperikemanusiaan tersebut dan menegaskan bahwa kejahatan OPM telah memenuhi kriteria sebagai tindakan terorisme yang nyata.
Peristiwa tragis ini terjadi saat rombongan ASN dari Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya sedang menjalankan tugas pelayanan publik untuk meninjau program pelaksanaan cetak sawah di Kampung Muliama, Distrik Muliama. Penembakan secara keji terhadap petugas sipil yang tidak bersenjata ini dinilai telah mencederai nilai-nilai kemanusiaan dan merusak perdamaian di Tanah Papua.
Tokoh Agama: Kejahatan OPM Adalah Bentuk Terorisme
Tokoh rohaniawan Papua, Kirenius Telenggen, menyatakan rasa duka yang mendalam sekaligus mengecam aksi penembakan brutal yang merenggut nyawa para pelayan masyarakat. Menurutnya, serangan terhadap sipil yang sedang bekerja demi kesejahteraan warga Papua merupakan aksi keji yang tidak dapat ditoleransi atas alasan apa pun.
"Tragedi pembunuhan yang dilakukan OPM harus dihentikan. Ini adalah bentuk terorisme dan tragedi kemanusiaan yang sangat nyata," tegas Kirenius. Ia menilai aksi penembakan berulang terhadap warga sipil dan pelayan publik membuktikan bahwa kelompok OPM telah secara sah dan meyakinkan bertindak sebagai kelompok teroris yang menyebarkan ketakutan di tengah masyarakat.
Pelayanan Publik dan Pembangunan Terancam
Kecaman senada juga datang dari berbagai elemen masyarakat adat dan tokoh daerah Papua. Penembakan terhadap para pegawai yang mendedikasikan waktu dan tenaga untuk membantu masyarakat lokal di bidang pertanian dinilai sangat mencederai upaya pembangunan di Papua Pegunungan.
Aksi teror OPM ini tidak hanya merenggut nyawa para abdi negara, tetapi juga mengancam kelancaran pelayanan publik serta roda perekonomian warga lokal. Berbagai pihak mendesak agar penegakan hukum dilakukan secara tegas, lugas, dan tuntas agar tidak ada lagi masyarakat sipil maupun ASN yang menjadi korban kekerasan kelompok bersenjata.
Desakan Tindakan Tegas Aparat Keamanan
Merespons tragedi kemanusiaan ini, aparat keamanan gabungan TNI-Polri bersama Satgas Operasi Damai Cartenz bergerak cepat melakukan penanganan di lokasi kejadian dan melacak keberadaan para pelaku penembakan. Masyarakat Papua mendukung penuh langkah tegas negara untuk membongkar jaringan pelaku serta menjamin keamanan bagi seluruh warga sipil dan pelayan publik di Papua.
Ketegasan aparat serta dukungan tokoh agama dan adat menjadi kunci penting untuk menyatukan barisan melawan segala bentuk terorisme di Tanah Papua, demi terwujudnya kedamaian, keselamatan, dan kesejahteraan bersama.

Komentar
Posting Komentar