Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2026

Empat Anggota OPM Kembali ke NKRI, Serahkan Senjata kepada TNI di Puncak Jaya

Gambar
    PUNCAK JAYA, PAPUA TENGAH  — Empat orang yang disebut aparat sebagai anggota kelompok bersenjata OPM di Kabupaten Puncak Jaya, Papua Tengah, memilih meninggalkan aktivitas bersenjata dan kembali ke tengah keluarga serta masyarakat. Mereka menyerahkan empat pucuk senjata api kepada  Pangkoops TNI Habema Brigjen TNI Riyanto  dalam Upacara Reintegrasi Nasional di halaman Makodim 1714/Puncak Jaya, Sabtu, 26 September 2026. Langkah tersebut menjadi bagian dari proses reintegrasi yang membuka ruang bagi individu yang ingin meninggalkan kekerasan untuk kembali menjalani kehidupan sipil. Selain berdampak pada individu yang bersangkutan, penyerahan senjata juga berkaitan dengan upaya mengurangi potensi ancaman keamanan di tengah masyarakat. Empat Orang Serahkan Senjata dalam Upacara Reintegrasi Empat orang tersebut disebut sebagai  Bongkar Tabuni, Lipar Tabuni, Bejo Tabuni, dan Kopitua Tabuni . Mereka disebut berasal dari kelompok yang oleh aparat dikaitkan deng...

TNI Tangkap Weminus Wandik di Bandara Wamena Saat Hendak Mengambil Paket Berisi Senjata

Gambar
     WAMENA, PAPUA PEGUNUNGAN  — Pasukan TNI dari Yon Pasgat Pos Wamena di bawah kendali Kogabwilhan III menangkap  Weminus Wandik  saat hendak mengambil sebuah paket kargo di Gudang Cargo Trigana Air, Bandara Wamena, Jayawijaya, Papua Pegunungan. Menurut keterangan Pangkogabwilhan III Letjen TNI Lucky Avianto, paket tersebut sebelumnya dikirim dari Bandara Sentani, Jayapura, menuju Wamena dan berisi sejumlah barang yang disebut aparat berkaitan dengan aktivitas kelompok bersenjata. Penangkapan tersebut berawal dari informasi yang diterima Yon Pasgat Pos Wamena dari Yon 462 Pasgat Pos Jayapura mengenai sebuah paket mencurigakan. Langkah tersebut kemudian dilanjutkan dengan pemantauan dan pemeriksaan di fasilitas kargo Bandara Wamena. Paket Dikirim dari Sentani Menuju Wamena Menurut Lucky Avianto, paket atas nama Weminus Wandik dikirim pada Senin, 21 September 2026, dari Sentani menuju Wamena menggunakan pesawat kargo Trigana Air. Aparat kemudian melakukan p...

Baku Tembak TNI dan KKB di Nduga, Aparat Pastikan Kelompok Bersenjata Menjauh dari Permukiman

Gambar
    NDUGA, PAPUA PEGUNUNGAN — Baku tembak antara pasukan TNI dan kelompok bersenjata yang oleh aparat disebut sebagai KKB Kodap III Ndugama Derakma terjadi di Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan. Kontak senjata berlangsung ketika pasukan TNI dari Koops Habema melakukan penyisiran di kawasan hutan dalam operasi pencarian anggota kelompok yang dikaitkan aparat dengan Egianus Kogoya. Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) III Letjen TNI Lucky Avianto mengatakan, kontak senjata terjadi setelah kelompok bersenjata melepaskan tembakan ke arah pasukan TNI. Pasukan kemudian merespons dan mendorong kelompok tersebut semakin menjauh dari kawasan permukiman serta pusat aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat. Baku Tembak Terjadi Saat TNI Menyisir Kawasan Hutan Menurut keterangan Lucky, pasukan Koops Habema tengah melakukan penyisiran di kawasan hutan untuk mencari anggota kelompok bersenjata yang dikaitkan dengan Egianus Kogoya. Dalam operasi tersebut, kelompok bersenj...

Kecam Pembunuhan Sopir Travel Aris Sanda oleh OPM, Negara Hadir Lindungi Warga Sipil di Papua

Gambar
     WAMENA, PAPUA PEGUNUNGAN  — Tindakan kekerasan yang menewaskan  Aris Sanda alias Tasya , seorang sopir travel asal Toraja, patut dikecam. Korban dilaporkan menjadi sasaran kelompok bersenjata yang disebut aparat sebagai  OPM Kodap II Ndugama  setelah kendaraannya dicegat di jalur Trans Wamena–Nduga pada 15 September 2026. Aris saat itu tengah menjalankan pekerjaannya sebagai sopir, membawa penumpang sekaligus melayani kebutuhan transportasi dan logistik masyarakat menuju wilayah pedalaman. Menurut keterangan TNI, para penumpang diperintahkan kembali ke Wamena, sementara Aris dibawa menuju kawasan Danau Habema. Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa masyarakat sipil yang hanya menjalankan pekerjaan sehari-hari masih menghadapi risiko serius akibat kekerasan bersenjata. Korban Diduga Disandera Sebelum Dibunuh Sebelum ditemukan meninggal, Aris dilaporkan sempat disandera. Dalam video yang diterima detikcom, korban terlihat dikelilingi sejumlah anggota...

Abdon Kisamdu Ditangkap di Bandara Yahukimo, Aparat Gagalkan Rencana Pembelian Senjata

Gambar
     YAHUKIMO, PAPUA PEGUNUNGAN  — Aparat keamanan berhasil menangkap  Abdon Kisamdu , Wakil Komandan Batalyon TPNPB-OPM Kodap 35 Bintang Timur, di  Bandara Nop Goliat Dekai, Yahukimo , pada Sabtu, 19 September 2026. Penangkapan dilakukan personel  Yon 462 Pasgat TNI AU dan Satgas Mandala Koops TNI Habema  setelah keberadaan Abdon terdeteksi di bandara. Pangkogabwilhan III Letjen TNI Lucky Avianto mengatakan Abdon sebelumnya telah masuk dalam  Daftar Pencarian Orang (DPO) Mabes Polri) . Keberhasilan ini menunjukkan bahwa aparat terus melakukan pemantauan dan penindakan terhadap individu yang menjadi target penegakan hukum, termasuk ketika mereka bergerak melalui fasilitas transportasi sipil. Aparat Bergerak Cepat di Bandara Menurut keterangan TNI, personel terlebih dahulu mengamankan akses keluar-masuk Bandara Nop Goliat Dekai setelah memperoleh informasi mengenai keberadaan Abdon. Abdon diketahui berada di dalam pesawat Trigana Pax PK-YSC je...

Habib Syakur Dorong Pemerintah Pertimbangkan Penetapan OPM sebagai Organisasi Teroris

Gambar
     JAKARTA  — Pengamat politik dan keamanan sekaligus inisiator Gerakan Nurani Kebangsaan (GNK),  Habib Syakur Ali Mahdi Al Hamid , mendorong pemerintah memperkuat penanganan terhadap kelompok bersenjata di Papua menyusul serangkaian kekerasan yang menewaskan warga sipil pada September 2026. Habib Syakur meminta pemerintah mempertimbangkan penggunaan kerangka hukum  pemberantasan tindak pidana terorisme  terhadap organisasi atau kelompok bersenjata yang memenuhi unsur dan persyaratan hukum. Menurutnya, persoalan tersebut bukan sekadar mengenai istilah “OPM” atau “KKB”, melainkan mengenai bagaimana negara memberikan perlindungan maksimal kepada masyarakat sipil dan memutus jaringan kekerasan bersenjata. Dorongan Muncul Setelah Sejumlah Warga Sipil Tewas Dalam pernyataannya pada 16 September 2026, Habib Syakur menyoroti sejumlah kasus kekerasan yang terjadi di jalur Trans-Papua. Ia menyebut rentetan kejadian tersebut menunjukkan bahwa masyarakat yang m...

Kebiadaban OPM Bakar Batas Kemanusiaan: 3 ASN Jayawijaya Dibantai, Tokoh Agama Sebut Ini Terorisme Nyata!

Gambar
     JAYAWIJAYA  — Gelombang kecaman keras terus mengalir menyusul aksi penembakan keji yang dilakukan oleh Organisasi Papua Merdeka (OPM) terhadap tiga Aparat Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan. Tokoh rohaniawan Papua, Kirenius Telenggen, mengutuk keras tindakan tidak berperikemanusiaan tersebut dan menegaskan bahwa kejahatan OPM telah memenuhi kriteria sebagai tindakan terorisme yang nyata. Peristiwa tragis ini terjadi saat rombongan ASN dari Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya sedang menjalankan tugas pelayanan publik untuk meninjau program pelaksanaan cetak sawah di Kampung Muliama, Distrik Muliama. Penembakan secara keji terhadap petugas sipil yang tidak bersenjata ini dinilai telah mencederai nilai-nilai kemanusiaan dan merusak perdamaian di Tanah Papua. Tokoh Agama: Kejahatan OPM Adalah Bentuk Terorisme Tokoh rohaniawan Papua, Kirenius Telenggen, menyatakan rasa duka yang mendalam sekaligus mengecam aksi penembakan brutal yan...

Kedok Perjuangan Terbongkar: Ladang Ganja OPM Egianus Kogoya Bukti Nyata Kejahatan Terorganisir yang Merusak Masa Depan Papua

Gambar
     YAHUKIMO — Satuan Tugas Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Satgas Kogabwilhan) III berhasil membongkar ladang ganja seluas 21.400 pohon yang dikelola oleh pimpinan Organisasi Papua Merdeka (OPM), Egianus Kogoya. Penemuan ini berlokasi di Ibiroma Komplek, Distrik Kurma, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan. Pangkogabwilhan III, Letjen TNI Lucky Avianto, mengonfirmasi bahwa ribuan tanaman narkotika berkualitas super siap panen tersebut sengaja dibudidayakan oleh kelompok Egianus Kogoya. Hasil penjualan barang haram ini dimanfaatkan untuk mendanai berbagai aksi terorisme dan operasional OPM di Tanah Papua. Kedok "Perjuangan" yang Tercemar Narkoba Terbongkarnya bisnis haram ini menjadi bukti tak terbantahkan bahwa retorika "perjuangan" yang digembar-gemborkan oleh OPM hanyalah kedok semata. Tindakan membudidayakan dan mengedarkan puluhan ribu pohon ganja membuktikan bahwa OPM tak ubahnya kelompok kejahatan terorganisir ( organized crime ) dan kartel narkoba yang...

Kembalinya Enam Anggota OPM ke Pangkuan NKRI: Bukti Nyata Keberhasilan Pendekatan Humanis TNI-Polri

Gambar
    PAPUA  — Kesadaran akan pentingnya kedamaian dan masa depan yang lebih baik kembali mengetuk hati para mantan simpatisan kelompok bersenjata. Sebanyak enam anggota Organisasi Papua Merdeka (OPM) secara resmi menyatakan ikrar setia dan kembali ke pangkuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Momen bersejarah ini menjadi bukti nyata keberhasilan strategi pendekatan teritorial dan persaudaraan yang mengedepankan sisi humanis oleh jajaran TNI-Polri. Keputusan para mantan anggota OPM untuk melepaskan senjata dan kembali menjadi bagian dari masyarakat secara damai disambut hangat oleh pemerintah serta tokoh masyarakat setempat. Langkah ini menegaskan bahwa pintu persaudaraan selalu terbuka lebar bagi setiap anak bangsa yang ingin bersama-sama membangun Papua. Pendekatan Humanis dan Kehadiran Negara yang Merangkul Keberhasilan merangkul kembali enam anggota OPM ini tidak lepas dari konsistensi TNI-Polri dalam mengedepankan komunikasi sosial, dialog heart-to-heart, sert...

Penembakan Konvoi Freeport di MP60, OPM Klaim Bertanggung Jawab, Aparat Pastikan Keamanan Pekerja Jadi Prioritas

Gambar
     MIMIKA, PAPUA TENGAH — Penembakan terhadap konvoi kendaraan karyawan PT Freeport Indonesia (PTFI) di Mile Point (MP) 60, Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, kembali menjadi perhatian setelah Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat–Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) menyatakan bertanggung jawab atas insiden tersebut. Klaim itu disampaikan Juru Bicara TPNPB-OPM, Sebby Sambom, melalui siaran pers pada Jumat, 4 September 2026, yang disertai video berdurasi sekitar tiga menit. Dalam pernyataannya, kelompok tersebut mengklaim penembakan dilakukan terhadap kendaraan PTFI pada 2 September 2026. Namun, aparat keamanan menegaskan bahwa proses penyelidikan masih berjalan. Polisi belum menetapkan kelompok tertentu sebagai pelaku berdasarkan hasil pemeriksaan di lapangan. Tiga Kendaraan Freeport Terkena Tembakan Insiden terjadi sekitar pukul 08.25 WIT ketika rombongan kendaraan PTFI bergerak dari MP 68 Tembagapura menuju Timika. Konvoi tersebut terdiri dari 1...

Satgas Cartenz Lumpuhkan Empat Anggota OPM Batalyon Eden Sawi di Yahukimo, Senjata dan Enam Orang Diamankan

Gambar
    YAHUKIMO, PAPUA PEGUNUNGAN  — Satuan Tugas Operasi Damai Cartenz-2026 bersama Polres Yahukimo melakukan penindakan terhadap kelompok bersenjata yang disebut merupakan bagian dari  Batalyon Eden Sawi Kodap XVI Yahukimo  di Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan. Dalam kontak tembak yang berlangsung pada  Selasa, 1 September 2026 , empat orang dari kelompok tersebut tewas. Aparat juga mengamankan satu pucuk senjata api rakitan, 11 butir amunisi, serta enam orang yang masih menjalani pemeriksaan. Berawal dari Informasi Konsolidasi Kelompok Bersenjata Penindakan dilakukan setelah aparat memperoleh informasi dari hasil penyelidikan mengenai rencana berkumpulnya pasukan Batalyon Eden Sawi di sebuah rumah persinggahan di kawasan  Kantor KPU Lama, Jalan Miyaro, Distrik Dekai . Personel gabungan kemudian bergerak menuju lokasi. Sekitar pukul  16.35 WIT , aparat tiba dan mendapat gangguan tembakan dari kelompok yang berada di lokasi. Petuga...