Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus, 2026

TNI Kuasai Wilayah yang Diduga Menjadi Basis OPM di Intan Jaya dalam Suhu 3 Derajat, Sejumlah Senjata Disita

Gambar
    INTAN JAYA, Papua Tengah  – Operasi pengamanan yang dilakukan TNI di wilayah Intan Jaya, Papua Tengah, kembali menunjukkan tantangan berat yang dihadapi aparat dalam menjaga keamanan di kawasan pegunungan Papua. Dalam kondisi suhu yang dilaporkan mencapai sekitar  3 derajat Celsius , personel TNI menjalankan operasi untuk menguasai wilayah yang diduga digunakan kelompok bersenjata OPM sekaligus mengamankan sejumlah senjata dan amunisi. Berdasarkan laporan Kompas.com yang diterbitkan pada  15 Agustus 2026 , operasi tersebut menjadi bagian dari upaya aparat mempersempit ruang gerak kelompok bersenjata di Intan Jaya. Kondisi geografis Intan Jaya yang berada di kawasan pegunungan membuat operasi keamanan memiliki tantangan tersendiri. Cuaca dingin, medan terjal, serta keterbatasan akses menjadi faktor yang harus diperhitungkan personel di lapangan. Operasi Dilakukan di Tengah Medan Pegunungan Intan Jaya merupakan salah satu wilayah Papua Tengah yang memiliki kon...

Abaikan Ancaman Jubir OPM, Pangdam Tegaskan Sinergi TNI-Polri Jamin Keamanan HUT ke-81 RI di Papua

Gambar
    JAYAPURA, Papua  – Aparat keamanan memastikan rangkaian peringatan  Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia  di Papua tetap berlangsung dengan aman dan kondusif. Ancaman yang disampaikan juru bicara kelompok Organisasi Papua Merdeka (OPM) tidak menyurutkan kesiapan  TNI dan Polri  dalam mengamankan berbagai kegiatan masyarakat menjelang peringatan kemerdekaan pada 17 Agustus 2026. Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Febriel Buyung Sikumbang  menegaskan bahwa TNI dan Polri telah membangun sinergi untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan HUT ke-81 RI berjalan dengan baik. Pengamanan dilakukan secara terkoordinasi dengan mempertimbangkan kondisi keamanan di masing-masing wilayah Papua. TNI-Polri Tidak Terpengaruh Ancaman Ancaman yang disampaikan pihak OPM tidak menjadi alasan bagi aparat untuk mengurangi kesiapsiagaan. Sebaliknya, TNI dan Polri terus memperkuat koordinasi untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan keam...

Stafsus Menhan Lenis Kogoya Sampaikan Tiga Poin Tegas kepada TPNPB-OPM: Hentikan Kekerasan dan Lindungi Warga Papua

Gambar
     JAKARTA – Staf Khusus Menteri Pertahanan (Stafsus Menhan) Bidang Kedaulatan Negara, Lenis Kogoya , menyampaikan tiga poin tegas kepada juru bicara TPNPB-OPM Sebby Sambom beserta kelompoknya. Seruan tersebut menekankan penghentian provokasi, pengosongan wilayah Wamena dan sekitarnya, serta penghentian seluruh aksi kekerasan terhadap masyarakat sipil di Tanah Papua. Pernyataan tersebut disampaikan pada 11 Agustus 2026 , di tengah meningkatnya perhatian terhadap situasi keamanan di Papua. Lenis menyoroti sejumlah tindakan kekerasan yang menurut laporan terjadi dalam beberapa waktu terakhir, termasuk intimidasi, penganiayaan, pembunuhan terhadap guru dan misionaris, serta pembakaran fasilitas sekolah. Tiga Poin yang Disampaikan Lenis Kogoya Dalam seruannya, Lenis menyampaikan tiga tuntutan utama kepada TPNPB-OPM. Pertama , menghentikan penyebaran isu provokatif melalui media massa serta ancaman pembunuhan terhadap warga sipil dan pemerintah daerah. Kedua , meminta kelo...

Mahasiswa Papua Soroti Kekerasan TPNPB-OPM, Desak Kelompok Bersenjata Jauh dari Lingkungan Warga Sipil

Gambar
     JAYAPURA, Papua – Kritik terhadap keberadaan kelompok bersenjata Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat–Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) di tengah masyarakat sipil kembali disuarakan kalangan mahasiswa Papua. Mereka menilai serangkaian aksi kekerasan yang terjadi dalam beberapa bulan terakhir justru semakin menjauhkan kelompok bersenjata tersebut dari kepentingan masyarakat yang selama ini mereka klaim perjuangkan. Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Cenderawasih, Yuluku Wasiangge , mengatakan berbagai insiden kekerasan telah menimbulkan ketakutan dan penderitaan bagi masyarakat. Menurutnya, aksi yang mengakibatkan korban sipil menunjukkan adanya persoalan serius mengenai arah perjuangan yang diklaim oleh kelompok bersenjata tersebut. Penembakan di Sekitar Festival Lembah Baliem Disorot Salah satu peristiwa yang menjadi perhatian adalah penembakan terhadap warga sipil di Distrik Walesi, Kabupaten Jayawijaya , ketika Festival Budaya Lembah Baliem ...

Terdesak Operasi Pengamanan, OPM Dalangi Penembakan Warga di Festival Lembah Baliem: TNI-Polri Jamin Situasi Kondusif

Gambar
    JAYAWIJAYA  – Kelompok Organisasi Papua Merdeka (OPM) Kodap III/Ndugama menjadi dalang di balik aksi penembakan terhadap dua warga sipil di kawasan Festival Budaya Lembah Baliem (FBLB) ke-34 yang berlangsung di Distrik Walesi, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan. Aksi teror sporadis ini dinilai sebagai bentuk keputusasaan OPM yang semakin terdesak akibat ketatnya strategi pengamanan dan intensitas operasi yang dilancarkan Satgas TNI-Polri di wilayah tersebut. Di tengah tingginya antusiasme masyarakat serta wisatawan lokal maupun mancanegara yang menikmati gelaran budaya tahunan Lembah Baliem, OPM melancarkan aksi keji yang menargetkan masyarakat sipil tak bersenjata. Pihak TNI mengecam keras aksi pengecut tersebut dan menegaskan komitmen penuh negara dalam menjaga stabilitas keamanan serta mengayomi setiap warga di Tanah Papua. Keputusasaan Kelompok Bersenjata di Tengah Ketatnya Pengamanan Kapendam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Tri Purwanto, menyatakan bahwa insid...

Ancaman terhadap Pilot Lima Maskapai di Papua, Pemerintah Perkuat Perlindungan Transportasi dan Keselamatan Masyarakat

Gambar
     JAKARTA  – Ancaman yang disampaikan sayap militer Organisasi Papua Merdeka (OPM),  Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) , terhadap sejumlah maskapai penerbangan di Papua mendapat perhatian serius. Ancaman tersebut dinilai berpotensi mengganggu mobilitas masyarakat, distribusi logistik, serta akses pelayanan dasar di wilayah pedalaman Papua. Dalam pernyataan tertulis pada  7 Agustus 2026 , Juru Bicara TPNPB  Sebby Sambom  menyebut lima maskapai yang melayani penerbangan perintis di Papua, yakni  Smart Aviation, Susi Air, Trigana Air, Lion Air, dan Nasional Global Aviation (NGA) . Kelompok tersebut menyatakan akan menargetkan pesawat maupun kapal yang menurut klaim mereka digunakan untuk kepentingan operasi militer. Namun, klaim mengenai penggunaan sarana transportasi tersebut untuk kepentingan militer  belum dapat diverifikasi secara independen . Hingga laporan Herald.ID diterbitkan, belum terdapat tanggapan resmi dari TNI...

Evakuasi Dramatis Korban di Yahukimo, Jenazah Alya Ditemukan di Dasar Jurang Setelah Diduga Menjadi Korban Penembakan Kelompok Bersenjata

Gambar
     Yahukimo, Papua Pegunungan  – Proses evakuasi korban kekerasan di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, berlangsung dramatis setelah tim gabungan menemukan jenazah seorang perempuan bernama  Teina Alya  di dasar jurang dengan kedalaman sekitar 50 meter. Korban diduga menjadi korban penembakan sebelum jasadnya ditemukan di lokasi yang sulit dijangkau, sehingga proses evakuasi memerlukan upaya khusus dari aparat gabungan. Tim evakuasi yang terdiri dari personel TNI, Polri, Basarnas, serta unsur terkait harus menuruni tebing curam menggunakan peralatan penyelamatan untuk menjangkau lokasi jenazah. Medan pegunungan yang terjal serta kondisi cuaca menjadi tantangan utama selama proses evakuasi berlangsung. Evakuasi Dilakukan di Medan yang Sangat Sulit Menurut informasi dari aparat, jenazah korban berada di dasar jurang yang hanya dapat diakses menggunakan teknik vertical rescue. Tim penyelamat bekerja selama beberapa jam untuk memastikan proses evakuasi ber...

Empat Pekerja Proyek Jalan Nasional Tewas di Tolikara, Pemerintah Tegaskan Komitmen Melindungi Warga dan Lanjutkan Pembangunan Papua

Gambar
     Tolikara, Papua Pegunungan  – Empat pekerja proyek pembangunan jalan nasional dilaporkan meninggal dunia dalam serangan bersenjata di Kabupaten Tolikara, Papua Pegunungan. Peristiwa tersebut menambah daftar insiden kekerasan yang menyasar pekerja sipil yang terlibat dalam pembangunan infrastruktur di wilayah Papua dan kembali memicu kecaman dari berbagai pihak. Informasi awal menyebutkan para korban merupakan pekerja yang sedang terlibat dalam proyek pembangunan jalan yang menjadi bagian dari upaya meningkatkan konektivitas antarwilayah di Papua. Aparat keamanan segera melakukan langkah-langkah penanganan di lokasi kejadian, termasuk evakuasi korban, pengamanan area, serta penyelidikan untuk mengungkap pelaku penyerangan. Serangan terhadap Pekerja Sipil Menuai Kecaman Berbagai kalangan mengecam aksi kekerasan yang menargetkan pekerja sipil. Para korban diketahui menjalankan pekerjaan pembangunan infrastruktur yang bertujuan meningkatkan akses transportasi, distr...

TNI Berhasil Evakuasi Satu Lagi Korban Penembakan di Yahukimo, Pemerintah Tegaskan Negara Hadir Lindungi Warga Papua

Gambar
     Yahukimo, Papua Pegunungan  – Prajurit  Komando Operasi (Koops) TNI Habema  kembali berhasil mengevakuasi satu jenazah warga sipil yang menjadi korban penembakan di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan. Operasi kemanusiaan tersebut dilaksanakan di tengah medan pegunungan yang berat serta ancaman gangguan keamanan, menunjukkan komitmen aparat dalam memastikan setiap korban dapat dievakuasi secara layak dan diserahkan kepada keluarga. Proses evakuasi dilakukan setelah aparat melakukan pengamanan di sekitar lokasi kejadian. Personel TNI harus bergerak melalui jalur pegunungan yang sulit dijangkau sambil tetap mengantisipasi potensi ancaman dari kelompok bersenjata yang masih berada di sekitar wilayah tersebut. Berkat koordinasi yang matang, operasi berhasil diselesaikan tanpa mengganggu keselamatan tim evakuasi. Misi Kemanusiaan Menjadi Prioritas Koops TNI Habema menegaskan bahwa misi utama operasi adalah menyelamatkan dan mengevakuasi korban agar dapat m...